Friday, March 16, 2012

Honda Tambah Investasi di Indonesia


Jakarta, 16 Maret 2012 – PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan rencana pembangunan pabrik baru di Indonesia, bertempat di Departemen Perindustrian, Jakarta, 15 Maret 2012. Acara pengumuman tersebut dihadiri oleh:
  - M.S. Hidayat, Menteri Perindustrian Republik Indonesia
  - Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggul Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Republik     Indonesia
  - Hiroshi Kobayashi, Managing Officer, Honda Motor Co., Ltd. Chief Operating Officer, Regional Operations     (Asia & Oceania) Honda Motor Co., Ltd. dan President and CEO  Asian Honda Motor Co., Ltd.
  - Yoshiyuki Matsumoto, Operating Officer Honda Motor Co., Ltd., Executive in Charge of Business Unit     No.3, Automobile Operations Honda Motor Co., Ltd.
  - Tomoki Uchida, President Director PT Honda Prospect Motor
  - Kusnadi Budiman, Senior Vice President PT Honda Prospect Motor
  - Dewan Direksi PT Honda Prospect Motor

Pembangunan pabrik baru PT HPM akan meningkatkan kapasitas produksinya dari yang sebelumnya 60.000 unit per tahun menjadi 180.000 unit per tahun dengan dana investasi sebesar 3,1 Triliun Rupiah (sekitar ¥ 27 M / USD 329 juta).

Pabrik Honda Prospect Motor saat ini terletak di kawasan Industrti Mitrakarawang, Desa Parungmulya, Jawa Barat, dengan total luas area 512.500 m2, dengan luas bangunan sebesar 97.575,79 m2. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sebesar 60.000 unit mobil per tahun dan telah memproduksi model-model andalan Honda di Indonesia seperti Honda Jazz, Honda CR-V dan Honda Freed. Pabrik Honda saat ini memiliki fasilitas produksi seperti Stamping, Press, Welding, Painting, Assembling, Vehicle Quality, Road Test, Car Pool, dan Engine Plant. Pabrik Honda saat ini mempekerjakan sekitar 3.600 karyawan. Selain berproduksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik Honda juga telah mengekspor berbagai komponen mobil seperti Engine parts : Cylinder Head, Cylinder Block dan Body Parts : Hood Comp, Panel RR Inside, R/L Inside, Skin Hood, Frame Hood hingga produk utuh, yaitu Honda Freed ke berbagai negara.

Pabrik baru yang akan dibangun pada tahun ini berlokasi tepat di belakang pabrik yang ada saat ini dan akan memiliki total luas bangunan sebesar sebesar 95.000 m2. Pabrik baru ini akan memiliki kapasitas produksi sebesar 120.000 unit per tahun, yang dengan demikian akan meningkatkan keseluruhan kapasitas produksi Honda menjadi 180.000 unit mobil per tahun. Pabrik ini rencananya juga akan menyerap sebanyak 2.000 sampai dengan 5.000 tenaga kerja baru.

Rencananya, pabrik yang baru ini memproduksi model-model baru Honda yang akan datang salah satunya Honda Brio. Produksi Brio di pabrik yang baru ini juga akan memiliki kandungan komponen lokal yang lebih besar, yaitu hingga lebih dari 80%.

Hiroshi Kobayashi mengatakan bahwa, "Posisi Honda Indonesia sangat penting untuk bisnis Honda secara global karena Indonesia merupakan pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Karena itu, Honda akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pabrik utama di samping Thailand dan India, dimana Indonesia tidak hanya memproduksi mobil untuk pasar domestik, tetapi juga untuk eskpor ke berbagai negara di kawasan Asia Oceania."

"Selain itu, untuk mendukung pengembangan bisnis di Indonesia, Honda juga akan memperkenalkan berbagai model yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia, yang dimulai dari Honda Brio, serta mengembangkan jaringan dealer Honda hingga mencapai di seluruh Indonesia. Kami berharap rencana ini tidak hanya memberikan pengaruh positif bagi bisnis Honda di Indonesia, tetapi juga untuk industri otomotif di Indonesia secara keseluruhan" lanjutnya.

Saat ini Honda telah diperkuat sebanyak 88 dealer yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia. Seiring dengan penambahan kapasitas produksinya, Honda berencana membuka sebanyak 62 dealer baru hingga mencapai total 150 dealer pada akhir tahun 2014.

Sementara itu, Tomoki Uchida, President Director PT HPM, menjelaskan bahwa ekspansi pabrik dilakukan Honda seiring dengan pertumbuhan pasar otomotif yang pesat di dalam negeri serta untuk memenuhi permintaan konsumen akan produk-produk Honda yang terus meningkat.

"Meskipun Honda tidak dapat menunjukkan performa yang optimal pada tahun lalu akibat keterbatasan pasokan komponen karena pengaruh bencana alam di Jepang dan Thailand, kami percaya bahwa kepercayaan konsumen terhadap produk Honda dan permintaan konsumen yang tetap tinggi serta indikator makro ekonomi yang positif di tahun ini dengan prediksi market total 950.000 unit di tahun 2012 ini, akan mendukung target kami untuk mencapai penjualan sebesar 70.000 unit di tahun 2012. Kami juga bersyukur bahwa target tersebut didukung oleh prinsipal Honda di Jepang yang telah memberikan konfirmasi untuk memperkenalkan model baru yaitu Honda Brio untuk konsumen di Indonesia" ungkap Uchida.

"Dalam skala yang lebih luas," lanjut Uchida, "kami juga berharap bahwa ekspansi pabrik ini juga akan menjadi sinyal yang sangat positif mengenai iklim investasi di Indonesia yang aman bagi industri, mendukung pertumbuhan industri otomotif dan ekonomi Indonesia secara umum, dan tentunya membuka lapangan kerja yang lebih luas lagi bagi masyarakat di Indonesia."